Sebelum menyelami setiap kategori dari berbagai inisiatif CSR yang dapat dilakukan oleh bisnis Anda, apa sebenarnya arti dari tanggung jawab sosial di dunia saat ini? CSR adalah salah satu kunci agar perusahaan dapat menunjukkan bahwa mereka bertindak dengan cara yang bertanggung jawab secara sosial dan menganggap serius hal-hal seperti dampak sosial dan lingkungan. Diterangkan melalui inisiatif seperti berdonasi dengan tujuan yang baik atau menghindari mempekerjakan sumber daya yang mengarah pada mempekerjakan anak, masing-masing strategi ini sangat bergantung pada filosofi, nilai, dan tujuan bisnis secara keseluruhan.
Jadi, apa saja empat jenis CSR untuk bisnis dan seperti apa tindakannya?
Seperti namanya, tanggung jawab lingkungan merupakan langkah-langkah yang diambil untuk menjaga Bumi tetap aman dengan mengurangi polusi dan mengurangi dampak perubahan iklim. Ini berarti bahwa bisnis harus menjalankan organisasi mereka dengan cara yang ramah lingkungan sesering mungkin. Perusahaan yang memiliki tanggung jawab lingkungan tidak hanya mengikuti 3R – Reduce, Reuse, dan Recycle. Namun juga menjadi bagian di dalamnya seperti menanam pohon, mendanai penelitian, meningkatkan penggunaan energi terbarukan atau mengurangi konsumsi air adalah hal-hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap dampak bisnis mereka terhadap lingkungan. Tentu saja, ini tergantung pada ukuran bisnis dan industrinya. Bagi bisnis yang lebih kecil, tindakan sederhana seperti menerapkan program daur ulang di seluruh perusahaan biasanya sudah cukup.
Di Indonesia, beberapa upaya telah dilakukan untuk menghapuskan dampak-dampak buruk dalam mempekerjakan anak-anak. Faktanya, Indonesia tetap berkomitmen untuk menghapuskan segala bentuk tindakan mempekerjakan anak pada tahun 2022. Namun, apa hubungannya pemenuhan janji yang bertujuan untuk pembangunan global Indonesia tersebut dengan CSR? Di sinilah tanggung jawab etis muncul. Segala sesuatu tentang menjalankan organisasi secara adil dan etis, jenis CSR ini mencakup segala hal mulai dari memberikan upah minimum yang lebih tinggi kepada staf hingga tidak mendukung tindakan mempekerjakan anak.
Jenis CSR yang terakhir dan penutup adalah tanggung jawab ekonomi, yaitu tentang membuat keputusan keuangan berdasarkan apa yang terbaik untuk perekonomian dan bukan hanya meningkatkan laba perusahaan saja. Meskipun hal ini sulit untuk dicapai dan dirangkul sepenuhnya, jenis CSR ini sering terjalin dengan jenis-jenis CSR lainnya yang disebutkan di atas. Hal ini dapat berupa bentuk sederhana dari kompensasi karyawan yang adil daripada membayar upah minimum hanya agar bisnis dapat memaksimalkan keuntungan.