Dengan globalisasi, mengimpor dan mengekspor barang menjadi lebih mudah dilakukan. Namun, kegiatan tersebut menggunakan transportasi baik melalui darat, laut dan udara yang dapat menjadi salah satu kontributor utama penyebab gas rumah kaca dan memperparah kerusakan perubahan iklim. Untuk mengurangi jejak karbon, salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan sebuah perusahaan adalah memikirkan kembali rantai pasokan yang mereka gunakan – dan hal ini harus dimulai dari pertama kali rantai pasokan dibuat. Untuk sektor bisnis yang memproduksi dan menjual produk, hal pertama yang harus mereka lakukan adalah mencari bahan produksi secara bertanggung jawab, serta memastikan bahwa mereka menerima perjanjian perdagangan yang adil dan sejenisnya. Setelah itu, hal-hal seperti mengurangi emisi karbon dapat dilakukan dengan menjaga produksi sebuah barang tetap dilakukan di pabrik lokal. Setelah itu perlu dipastikan bahwa barang fisik akan sampai ke pelanggan dengan cara yang ramah lingkungan. Hal tersebut merupakan beberapa cara utama untuk membuat bisnis lebih bersifat berkelanjutan. Selain itu, dengan menerapkan praktik-praktik berkelanjutan tersebut, hal ini akan membuat ekonomi di daerah lokal akan terdukung secara optimal.
Ketika melihat kembali ke rantai pasokan, hal yang sering diabaikan adalah pemakaian jumlah energi dan sumber daya alam yang digunakan untuk memproduksi suatu produk. Di saat biaya awal investasi infrastruktur yang menggunakan energi hijau bisa saja tinggi, manfaat jangka panjang atas penggunaan energi hijau ini akan menimbulkan dampak positif yang lebih besar, dibandingkan dengan sumber daya tak terbarukan dan polusi yang dihasilkan dari bahan bakar fosil. Apakah bisnis Anda tidak memproduksi produk dan apakah Anda memiliki tim staf yang bekerja di kantor? Beralihlah ke peralatan hemat energi seperti mengintegrasikan sistem pencahayaan otomatis atau menggunakan lampu LED adalah langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh bisnis-bisnis kecil, tidak hanya menyelamatkan bumi tetapi juga dapat menghemat uang untuk tagihan listrik.
Aspek lain dari rantai pasokan yang dapat diubah untuk lebih menerapkan praktik keberlanjutan, adalah dengan memangkas proses manufaktur atau menganalisa ulang kemasan yang digunakan. Bagi bisnis berskala besar, kemasan menjadi bagian penting dalam operasi mereka, yang seringkali banyak menggunakan kemasan plastik. Untuk memfasilitasi produksi kemasan produk tersebut tidak menimbulkan limbah, pertimbangkanlah penggunaan kertas atau kemasan karton yang dapat didaur ulang, bukan plastik yang tidak dapat terurai dan hanya berakhir di tempat pembuangan akhir.